Life Must Go On PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Sabtu, 24 Oktober 2009

Nggak gampang mendongkrak semangat hidup ketika ditimpa musibah. Seperti yang terjadi pada sodara-sodara kita di Padang dan sekitarnya belakangan ini. Banyak yang kehilangan harta benda hingga sanak keluarga. Nggak cuman itu, tak sedikit juga yang harus kehilangan mata pencahariannya, usaha yang dirintisnya dari kecil, atau tempatnya mengenyam pendidikan. Seolah tak ada lagi yang tersisa selain cucuran air mata. Hopeless banget.

Wajar kalo kita bersedih dan kecewa ketika mendapatkan malapetaka. Tapi jangan sampai itu semua bikin kita lupa diri. Ingat….ingat-ingat rasul udah ngajarin kita untuk bersabar ketika ditimpa kemalangan. Bersabar bukan berarti kita pasrah dan kehilangan semangat hidup. Justru sabar adalah langkah awal yang paling jitu untuk kemudian bergerak aktif membangun semangat hidup yang tadinya redup. Kok bisa?

Pastinya. Karena dengan bersabar kita menyadari bahwa segala musibah yang menimpa kita adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah swt pada umatnya. Dibalik setiap musibah, selalu ada hikmah yang dan barokah jika kita bersabar. Mulai dari penghapusan dosa, pelimpahan pahala dan keridhoan Allah swt, dan tentu saja sebagai ajang introspeksi diri.

Dengan bersabar, kita juga turut menjaga agar hati dan pikiran tetep terbuka. Perasaan tidak terlarut dalam kesedihan mendalam yang bisa bikin hidup kita jalan di tempat. Dan pikiran juga tidak banyak tersita memikirkan musibah yang udah terjadi. Tapi justru kesabaran akan menumbuhkan keyakinan sepenuh hati kalo Allah swt bakal ngasih kebaikan yang tak terhingga dibalik musibah yang menimpa kita. Sehingga akal sehat kita bisa diajak kompromi untuk menyusun langkah-langkah perbaikan hidup yang realistis. Akhirnya, kaki kita pun tergerak untuk meniti anak tangga menuju pintu kebaikan yang Allah swt bukakan untuk kita.

Pren, ketika musibah datang menghampiri kita, coba deh tengok keluar. Rasakanlah panas sang mentari yang setia menyinari bumi. Hiruplah gas oksigen yang tersedia gratis untuk memompa jantung kita. Dengarkanlah kicauan burung diranting pohon. Semuanya berjalan normal dan alami seperti sedia kala. Sadarilah kalo kehidupan kita harus jalan terus. Tetaplah bersabar dan bergerak. Agar kita bisa meraih kebaikan dibalik setiap musibah. Keep on spirit![]

 
Next >


Alpen Prosa

Menggugat Paham Relativisme
Oleh: Kusnady Ar-RaziDi sebagian kalangan cendikiawan muslim saat ini telah berkembang paham relativisme tafsir. Suatu paham yang menafikan adanya kebenaran mutlak. Kebenaran yang ada semuanya...

Tanya Jawab

TIDAK SHALAT JUM'AT KARENA BEKERJA
22/10/2009,

Tanya : Ustadz, apa hukumnya tidak sholat Jum'at karena sedang bekerja, misalnya satpam, pekerj [ ... ]


Artikel Lainnya...